Jumat itu aku dan istriku akan melakukan acara 4 bulanan anak kedua kami, acara dilakukan ditempat rumah mertua di kramat. sudah dari hari rabu, istriku nyuruh aku pulang cepet. 27 januari sehabis pulang jumatan, aku langsung mempersiapkan barang barang untuk pulang cepet. perjalanan dari kantor didaerah cikokol dan rumah di serang harus ditempuh dengan waktu dua jam.
entah kenapa aku hari kepikiran tentang omongan istri "jangan kebut kebutan, inget aku dan anakmu" membuat aku rada melambat. tapi acara dirumah mertua mau mulai jadi rada bimbang mau kebut atau pelan. saat masuk serang ujung timur aku rada kebut tepat setelah pom bensin tanara yang baru jarak 5 meter ada motor yang mulai pelan jadi aku klakson menandakan ada aku
jarak 3 meter tiba tiba motor itu muter balik. dengan kecepatan 50km dan jarak hanya 3 meter sudah pasrah dalam hatiku berkata "kena ini". entah kenapa ada beberapa detik aku merasa dunia melambat, aku membelokan setang motor kearah bagian injekan kaki pengendara. Brrrakkk kami bertabrakan saya jatuh ke aspal dan langsung berdiri ke pinggir supaya aku tidak tertabrak pengedara deibelakangku
motor lawanku ternyata anak smp cewek sedang gonceng tiga. anak yang bagian belakang nangis karena terkejut mungkin. aku melihat kakiku dan berdarah. ada om om yang mendekatiku dan menanyakan keadaanku. aku bilang gapapa. anak itu tanpa salah berdiri dan bengong. jalur tanara pontang memang sepi gak seperti cikande -serang yang ramai. jadi mereka main muter balik dikira gak ada motor. padahal apa salahnya nengok kebelakang lihat ada atau gak ada motor di lawan arah.
karena saya ada acara maka saya maafkan mereka yang bengong dan melanjutkan perjalanan menuju serang. sepanjang jalan bahu lengang kiriku terasa sakit semua dan kakiku berdarah. dari kejadian ini aku mengerti tentang berita bahwa 7 dari 10 kecelakaan melibatkan wanita. udah bonceng bertiga gak pake helm dan dibawah umur udah dikasih motor. apa orang tua mereka gak sayang pada mereka? kali ini aja baru ketabrak motor bagaimana kalau truck
beberapa minggu kemudian aku juga ketemu mereka di depan pom bensin tanara mungkin mereka tinggal daerah sekitar situ
Komentar
Posting Komentar